G7 Desak China Bujuk Rusia Hentikan Perang di Ukraina, Segera dan Tanpa Syarat

Anton Suhartono
Para pemimpin G7 mendesak China untuk membujuk Rusia agar menghentikan perang di Ukraina (Foto: Reuters)

GARMISCH-PARTENKIRCHEN, iNews.id - Para pemimpin negara G7 mendesak China agar menggunakan pengaruhnya untuk membujuk Rusia menghentikan serangan di Ukraina. Pernyataan itu merupakan salah satu poin komunike bersama pemimpin 7 negara demokrasi industri maju yang disampaikan di hari terakhir KTT di Jerman, Selasa (28/6/2022).

Mengutip keputusan Mahkamah Internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB, para pemimpin G7 meminta China membujuk Rusia untuk menghentikan operasi militer serta menarik pasukan keluar dari Ukraina sesegera mungkin dan tanpa syarat.

Selain itu G7 juga menyinggung soal kebijakan memaksakan pasar non-China yang dampaknya mendistorsi perekonomian global. Ini merujuk pada intervensi China terhadap pasar yang tidak transparan, mendistorsi, serta bentuk-bentuk pengarahan ekonomi dan industri lainnya.

Para pemimpin G7 juga berkomitmen untuk bekerja sama dalam memastikan 'ladang bermain' yang setara bagi bisnis mereka serta untuk para pekerja.

Komunike lebih lanjut menyuarakan kegelisahan serius tentang situasi di Laut China Timur dan Laut China Selatan serta upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan menggunakan kekerasan atau paksaan.

"Kami menekankan bahwa tidak ada dasar hukum atas klaim maritim ekspansif China di Laut China Selatan," bunyi pernyataan bersama.

Para pemimpin juga mengungkapkan keprihatinan tentang situasi HAM di China, termasuk kerja paksa di Tibet dan Xinjiang. China didesak menghormati komitmennya untuk menegakkan hak, kebebasan, serta otonomi di Hong Kong.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal