Foto Leluhurnya sebagai Budak Dieksploitasi, Wanita AS Gugat Harvard

Nathania Riris Michico
Contoh foto "Papa" Renty dan putrinya Delia, diambil pada 1850, yang menjadi materi gugatan terhadap Universitas Harvard. (FOTO: AFP)

"Hal itu dilakukan saat profesor berusaha membuktikan inferioritas biologis yang melekat pada orang kulit hitam," kata Lanier, dalam gugatan itu.

Tuduhan itu muncul di saat beberapa universitas AS mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir mereka memiliki kaitan dengan perbudakan.

"Harvard tidak pernah memperhitungkan babak tidak masuk akal dalam sejarahnya, apalagi menebusnya," tuduh Lanier.

Dia juga menuduh universitas itu berupaya menghapus sejarah foto tersebut, mengeksploitasi dua perempuan demi gengsi dan keuntungan, serta mengecam penggunaan foto Renty pada sampul buku antropologi yang diterbitkan pada 2017 seharga 40 dolar AS tersebut.

Lanier menuntut Harvard antara lain untuk segera menyerahkan foto-foto itu kepadanya dan mengakui bahwa dia adalah garis keturunan dari objek di foto tersebtu.

"Dan mengakui terlibat dalam melanggengkan dan membenarkan perbudakan, serta dan membayar ganti rugi yang tidak ditentukan."

Hingga saat ini Harvard menolak mengomentari gugatan tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Kapolri Ingin Siswa Lulusan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Masuk Harvard

Sains
6 bulan lalu

Ilmuwan Harvard Yakin Pesawat Alien Benar Ada, Ini Faktanya!

Nasional
7 bulan lalu

Momen Haru Anies Lepas Putrinya Mutiara Pergi Kuliah S2 ke Amerika Serikat

Nasional
7 bulan lalu

Kabar Baik! Pekerja RI Kini Bisa Akses Pelatihan Harvard lewat Platform Pintar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal