Teodoro melanjutkan, ada beberapa langkah darurat yang sedang dibahas untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk. Penanganan konflik China-Taiwan tak hanya menjadi urusan kementerian pertahanan, tapi lintas-instansi.
Filipina meneken kesepakatan pertahanan dengan AS. Bahkan tahun ini AS mendapat akses lebih luas ke beberapa pangkalan militer di Filipina. Ada empat pangkalan baru di Filipina yang bisa diakses militer AS, termasuk beberapa menghadap utara ke arah Taiwan.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr sebelumnya mengatakan, akses AS ke pangkalan-pangkalan militer itu bertujuan untuk membantu pertahanan jika China menyerang Taiwan.
Kondisi itu jelas membuat marah China yang juga sedang berkonflik dengan Filipina terkait sengketa wilayah perairan di Laut China Selatan. Meski demikian, Filipina berulang kali menegaskan tidak memihak dalam persaingan AS-China.