Filipina Larang Kirim Tenaga Kerja ke Libya

Nathania Riris Michico
Warga Libya mengibarkan bendera nasional. (FOTO: AFP/doc. Independent)

Larangan pengiriman tenaga kerja diberlakukan setelah Departemen Luar Negeri di Manila menaikan tingkat ancaman di Tripoli ke level 3.

Departemen itu mendesak warga Filipina dan keluarga mereka di Tripoli dan wilayah-wilayah di sekitarnya untuk pergi meninggalkan kawasan itu untuk sementara waktu agar tidak terjebak dalam pertempuran.

Bello mengatakan, jika tingkat ancaman dinaikan ke level 4, pemerintah harus memberlakukan evakuasi paksa terhadap warga Filipina di Libya.

Kedubes Filipina di Tripoli menyatakan, dari 1.000 warga Filipina yang berada di kota itu, hanya 11 orang yang baru menyatakan minta bantuan untuk dipulangkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

Internasional
21 jam lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Internasional
3 hari lalu

Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi Dibunuh di Rumahnya

Internasional
12 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal