Filipina Gerah China Pasang Pembatas Apung Ilegal, Halangi Nelayan Cari Ikan

Muhammad Fida Ul Haq
China memasang barrier apung di Laut China Selatan (Foto: Reuters)

Beijing mengizinkan nelayan Filipina kembali ke shoal yang tidak berpenghuni itu ketika hubungan bilateral membaik secara signifikan di bawah Presiden Rodrigo Duterte yang saat itu menjabat. 

Namun, ketegangan meningkat lagi sejak penerusnya, Ferdinand Marcos Jr, menjabat tahun lalu.

Personel penjaga pantai dan biro perikanan Filipina menemukan barier apung, yang diperkirakan panjangnya 300 meter, dalam patroli rutin pada hari Jumat di dekat shoal yang dikenal secara lokal sebagai Bajo de Masinloc.

Tiga perahu karet berlapis baja penjaga pantai China dan sebuah kapal layanan milisi maritim China memasang barier ketika kapal Filipina tiba.

Nelayan Filipina mengatakan bahwa China biasanya memasang barier seperti itu ketika mereka memantau banyak nelayan di area tersebut.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
17 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

17 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

21 jam lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

21 jam lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal