Fakta George I, Raja Inggris yang Tidak Bisa Bahasa Inggris, Ternyata Ini Sebabnya

Ami Heppy S
George I, Raja Inggris yang Tidak Bisa Bahasa Inggris (Foto: Wikipedia)

Mengutip BBC, George menikahi sepupunya, Sophia namun menceraikannya 10 tahun kemudian karena diduga berselingkuh. Selain itu, ia juga memenjarakan Sophia di sebuah kastil hingga kematiannya tahun 1726.

George I merupakan raja pertama dari Wangsa Hanover. Wangsa Hanover sendiri merupakan dinasti Kerajaan Jerman yang menguasai wilayah Kadipaten Brunswick-Lüneburg. Wangsa ini juga memiliki kekerabatan dengan Kerajaan Inggris, dimana banyak anggota kerajaan menjadikan wilayah tersebut sebagai tempat tinggal.

Raja George I naik tahta setelah menggantikan Ratu Anne yang tutup usia. Diketahui, pada saat Ratu Anne meninggal dunia, tidak ada satupun keturunannya yang memiliki ikatan darah dengannya yang mampu menggantikan posisinya.

Alasannya adalah karena berdasarkan aturan yang dibuat oleh Dewan Kerajaan tahun 1701 tentang pewarisan takhta menyebutkan bahwa seorang raja atau ratu yang akan memimpin Inggris haruslah menganut Protestan. Sedangkan keluarga Ratu Anne seluruhnya menganut Katolik.

Satu-satunya kerabat jauh Ratu Anne yang penganut Katolik adalah Raja George I.
Lantaran sejak kecil tinggal di Jerman, Raja George I sama sekali tidak pernah mempelajari bahasa Inggris.

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal