Fakta Baru Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Senapan Mesin Dikendalikan Satelit Lontarkan 13 Peluru ke Wajah

Anton Suhartono
Mohsen Fakhrizadeh dibunuh menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan satelit (Foto: AFP)

Sejauh ini belum ada bukti adanya pelaku di sekitar lokasi pembunuhan. Tiga pengawal Fakhrizadeh yang ikut terbunuh juga terkena tembakan senapan otomatis itu.

Fadavi mengatakan, kepala pengawal Fakhrizadeh terkena empat peluru saat melindungi bosnya dari tembakan.

Otoritas Iran menyalahkan srael serta kelompok oposisi Mujahidin Rakyat Iran (MEK) atas pembunuhan tersebut.

Stasiun televisi pemerintah Press TV sebelumnya melaporkan di lokasi kejadian ditemukan senjata buatan Israel.

Berbagai laporan seputar kematian fakhrizadeh muncul sejak serangan. Kementerian Pertahanan Iran menyebutkan, terjadi baku tembak antara pelaku dengan para pengawal Fakhrizadeh.

Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami mengatakan, Fakhrizadeh merupakan salah satu deputinya yang diberi tugas mengepalai Organisasi Riset dan Inovasi dengan fokus pada bidang pertahanan nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 menit lalu

Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir

Internasional
12 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
13 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
14 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal