Evakuasi Selesai, Inggris Terbangkan Hampir 1.900 Orang dari Sudan

Ahmad Islamy Jamil
Faksi-faksi yang bertikai di Sudan menyetujui perpanjangan gencatan senjata selama 72 jam hingga Sabtu (29/4/2023). (Foto: Reuters)

Pada 15 April, bentrokan sengit pecah antara Angkatan Bersenjata Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Pusat konflik terletak di Kota Khartoum.

Para pihak yang bertikai telah melakukan sejumlah gencatan senjata nasional sementara sejak saat itu. Akan tetapi, konflik tersebut belum juga diselesaikan. Pada Kamis (27/4/2023), kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang lagi gencatan senjata selama 72 jam atau sampai Sabtu kemarin.

Menurut Kementerian Kesehatan Sudan, sekitar 600 orang tewas dalam bentrokan militer itu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan lebih dari 450 orang tewas dan lebih dari 4.000 terluka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal