Eskalasi Meningkat, Australia Evakuasi Staf Kedubes dan Minta Warganya Tinggalkan Ukraina

Anton Suhartono
Marise Payne (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Australia mengevakuasi para staf kedutaan besar besarnya di Kiev, Ukraina, terkait eskalasi keamanan di perbatasan dengan Rusia yang meningkat cepat. Negeri Kangguru juga menyusul negara-negara lain yang meminta warga mereka untuk segera meninggalkan Ukraina.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan, para staf kedubes dipindah ke kantor sementara di Lviv, sebuah kota di Ukraina barat berjarak sekitar 70 kilometer dari perbatasan Polandia.

"Kami terus meminta warga Australia segera meninggalkan Ukraina menggunakan cara (penerbangan) komersial," kata Payne, dikutip dari Reuters, Minggu (13/2/2022).

Sementara itu pada kesempatan berbeda Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan situasi di Ukraina sudah mencapai tahap sangat berbahaya.

"Tindakan sepihak otokratis Rusia untuk mengancam dan menggertak Ukraina adalah sesuatu yang sepenuhnya dan sama sekali tidak bisa diterima," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

3 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

4 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

5 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal