"Kami bisa mengambil gas dari stok pada musim dingin, kami menghemat gas (dan harus terus melakukannya), Terminal-terminal LNG akan tiba, terima kasih untuk Belgia, Belanda, Norwegia (dan Prancis segera), gas mengalir," kata Mueller dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Namun jika pembatasan gas ke Eropa terus berlanjut bisa memperdalam krisis energi. Paling kentara adalah lonjakan harga gas eceran yang mencapai 400 persen sejak Agustus lalu. Ini sangat berdampak pada penggunaan rumah tangga dan bisnis. Dampaknya pemerintah mengeluarkan uang hingga miliaran dolar untuk meringankan beban masyarakat.
Di Jerman, inflasi pada Agustus melonjak ke level tertinggi sejak hampir 50 tahun. Selain itu sentimen konsumen diproyeksikan mencapai rekor terendah untuk 3 bulan berturut-turut sampai September karena rumah tangga bersiap untuk membayar ongkos yang lebih tinggi.
Tidak seperti pemeliharaan selama 10 hari pada bulan lalu, perbaikan pipa Nord Stream 1 diumumkan kurang dari 2 pekan sebelumnya dan sedang dilakukan oleh Gazprom.
Rusia menyalahkan terhambatnya pemeliharaan ini dengan mengaitkan pada sanksi yang didera negara itu. Pemberlakuan sanksi menghambat pengembalian dan pemasangan peralatan. Rusia memangkas pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1 menjadi 40 persen dari total kapasitas pada Juni dan turun lagi menjadi 20 persen pada Juli.