Erdogan Undang Presiden Palestina dan Pemimpin Hamas, Ada Apa?

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan mengundang Mahmoud Abbas (paling kiri) dan Ismail Haniya ke istana kepresidenan Turki di Ankara (Foto: Anadolu)

"Sebagai Turki, kami terus mendukung perjuangan Palestina sebisa mungkin. Kami sangat prihatin dengan kekerasan oleh pemukim ilegal," kata Erdogan.

Dia menegaskan tidak bisa memberikan toleransi tindakan apa pun yang mengubah status quo sejarah tempat-tempat suci, termasuk Masjid Al Aqsa.

Erdogan menegaskan, satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan abadi di kawasan itu adalah mendukung solusi dua negara Israel dan Palestina.

"Mendirikan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai perbatasan tahun 1967, berdasarkan parameter PBB, sangat penting bagi perdamaian dan stabilitas seluruh wilayah kita," ujarnya.

Rencananya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga akan berkunjung ke Turki pekan ini. Namun Netanyahu menunda kunjungannya karena baru menjalani operasi pemasangan alat pacu jantung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal