Erdogan Tiba di Arab Saudi, Kunjungan Pertama sejak 2017

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Hubungan bilateral Ankara dan Riyadh sangat tegang pascapembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, beberapa tahun silam. 

Khashoggi dibunuh dan dimutilasi oleh regu pembunuh di Konsulat Jenderal Kerajaan Arab Saudi di Istanbul pada 2018. Pada saat itu, Erdogan menuduh tokoh di “tingkat tertinggi” dari Pemerintah Arab Saudi sebagai orang yang memberikan perintah pembunuhan wartawan itu. Akan tetapi, Ankara kemudian melunakkan suaranya terkait kasus itu.

Bulan ini, Turki menghentikan proses persidangan kasus pembunuhan Khashoggi di pengadilannya. Ankara selanjutnya akan memindahkan proses peradilan para tersangka ke Arab Saudi. Langkah Turki itu menuai kecaman dari sejumlah kelompok hak asasi manusia.

Berbicara kepada wartawan sebelum berangkat ke Jeddah, Erdogan mengatakan, kunjungannya kea Saudi pada Kamis kemarin adalah manifestasi dari keinginan bersama Turki dan Saudi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperkuat hubungan politik, militer, serta budaya. Dia juga akan bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

Dia menambahkan, momentum ini akan saling menguntungkan bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk kesehatan, energi, ketahanan pangan, industri pertahanan, dan keuangan.

“Dengan upaya bersama, saya percaya kita akan membawa ikatan kita bahkan melampaui di mana mereka berada di masa lalu,” katanya.

Ankara berharap kunjungan Erdogan itu bakal dapat sepenuhnya mengakhiri boikot tak resmi oleh Saudi terhadap impor produk-produk Turki—yang diberlakukan pada 2020 di tengah kebuntuan terkait isu Khashoggi. Boikot itu telah memangkas impor Turki ke kerajaan itu sebesar 98 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

57 tahun lalu

Arab Saudi Umumkan Keberhasilan Pelaksanaan Haji 2026, Total 1,7 Juta Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal