Erdogan Siap Mediasi Konflik Rusia dan Ukraina: Insya Allah Kami Akan Ambil Bagian

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)

Seperti diketahui, Turki menjual drone tempur Bayraktar TB2 ke Ukraina yang digunakan untuk menghancurkan kendaraan lapis baja kelompok pemberontak yang didukung Rusia.

Rusia mengungkapkan kemarahan kepada Turki karena membantu musuh dengan menyebutnya bisa merusak stabilitas di kawasan.

"Kami memiliki hubungan sangat baik dengan Turki, tapi dalam situasi ini, sayangnya kekhawatiran kami bahwa pengiriman senjata jenis ini ke militer Ukraina berpotensi mengganggu stabilitas situasi di jalur kontak," kata Peskov, bulan lalu. 

Turki merupakan sekutu dekat Rusia dalam beberapa kepentingan. Sebagai anggota NATO, Turki juga memiliki hubungan baik dengan Ukraina. Namun Turki berbeda sikap dengan Rusia soal perang Suriah dan Libya. 

Soal penggunaan dronenya oleh pasukan Ukraina, Turki menegaskan tidak bisa disalahkan karena menjadi urusan pertahanan mitranya. Kelompok separatis yang didukung Rusia memerangi pasukan pemerintah Ukraina di wilayah Donbass sejak 2014. Saat itu Rusia baru mencaplok Semenanjung Krimea dari Ukraina. Dalam isu ini, Turki juga mengkritik pencaplokan Krimea oleh Rusia dan mendukung integritas wilayah Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal