Erdogan: Netanyahu Membunuh Puluhan Ribu Orang Tanpa Ampun

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan menegaskan Israel jelas-jelas melakukan genosida total di Jalur Gaza (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan Israel jelas-jelas melakukan genosida total di Jalur Gaza. Dia kembali menyalahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas pembantaian brutal tersebut.

"Saya rasa kita tidak bisa menjelaskannya dengan cara lain. Ini sepenuhnya genosida. Dan genosida ini disebabkan oleh Netanyahu. Netanyahu, tanpa ampun, telah membunuh puluhan ribu orang dengan genosida ini," kata Erdogan, kepada Fox News, di sela Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dikutip Selasa (23/9/2025).

Dia menambahkan, 65.000 orang lebih tewas dan 120.000 lainnya luka di Gaza, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak.

"Kami sepenuhnya menentang genosida ini," katanya.

Turki, lanjut Erdogan, turut merawat banyak korban luka dengan membawa mereka ke negaranya.

Lebih lanjut Erdogan tak yakin perang di Jalur Gaza bisa berakhir dengan cepat. Dia membandingkan dengan perang Rusia-Ukraina yang belum terselesaikan.

Upaya yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hingga saat ini belum membuahkan hasil, termasuk perang Rusia-Ukraina.

"Anda mungkin ingat dia (Trump) mengatakan, 'Saya akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina.' Apakah perang itu sudah berakhir? Perang masih berlanjut. Demikian pula, dia mengatakan, 'Saya akan mengakhiri perang di Gaza'. Apakah berhasil? Tidak," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal