Erdogan Geram dengan Kehadiran Pasukan AS di Yunani: Untuk Siapa Mereka Dikerahkan?

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan mempertanyakan keberadaan pasukan AS di Yunani (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mempertanyakan kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di Yunani. Dia menilai AS tak perlu memperluas kehadiran militer di Yunani, termasuk dengan alasan melawan Rusia.

“Saat ini, sembilan pangkalan militer AS telah didirikan di Yunani. Untuk siapa mereka dikerahkan? Mereka mengatakan itu melawan Rusia, tapi kami tidak akan menerimanya," kata Erdogan, setelah bertemu mitranya dari Venezuela, Nicolas Maduro, di Ankara, dikutip dari RT, Kamis (9/6/2022).

AS mempertahankan kehadiran militer di Yunani selama puluhan tahun. Pangkalan Angkatan Laut Souda di Pulau Kreta merupakan satu-satunya di Mediterania yang bisa menjadi tempat bersandar kapal induk terbesar AS.

Kedua negara memperbarui kesepakatan militer pada bulan lalu. Hasilnya Pentagon diberi akses ke tiga lokasi militer lagi di daratan Yunani.

Hubungan Turki dan Yunani bergejolak sejak lama, terkait sengketa teritorial dan sejarah. Bukan hanya itu, hubungan Turki dengan AS juga panas-dingin terkait hubungan dekat Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

AS mengeluarkan Turki dari program pengadaan jet tempur F-35 lantaran pembelian rudal pertahanan S-400 ke Rusia.

Erdogan juga berulang kali menyampaikan rasa frustrasi atas keberadaan pangkalan AS di Yunani.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
1 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
1 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
1 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal