Emosi Pasukan AS Tewas akibat Bom di Kabul, Joe Biden: Kami Akan Buru Pelakunya

Anton Suhartono
Joe Biden berjanji akan memburu para pelaku serangan bom yang menewaskan belasn tentaranya di Kabul, Afghanistan (Foto: Reuters)

"Ini merupakan hari yang berat," ujarnya.

Evakuasi warga AS, lanjut dia, akan terus berlanjut namun tenggat waktunya akan dijelaskan pekan depan. Namun di kesempatan lain Gedung Putih menegaskan tak bisa semua warga AS dievakuasi dari Afghanistan. Dia juga akan mengirim personel tambahan ke Afghanistan jika dibutuhkan.

Lebih lanjut Biden membela kebijakannya soal kebijakan luar negeri AS di Afghanistan dengan mengatakan harus memikul tanggung jawab yang berat ini. Dia menuding pendahulunya, Donald Trump, atas krisis Afghansitan dengan memulai negosiasi dengan Taliban pada 2020. 

"Saya pada dasarnya memikul tanggung jawab, semua yang terjadi akhir-akhir ini," kata Biden, seraya  menegaskan dirinya tak memercayai Taliban namun percaya ada kepentingan dari kelompok tersebut untuk membntu evakuasi lebih lanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal