Embargo PBB Dicabut Hari Ini, Iran: Kami Bisa Dapat Senjata dari Mana Pun

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif. (Foto: AFP)

Pada 2018, Presiden Donald Trump memutuskan untuk menarik AS dari Kesepakatan Nuklir Iran 2015 itu, dan secara sepihak mulai menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Akan tetapi, diplomasi Washington DC mengalami kemunduran pada Agustus lalu ketika AS gagal memenangkan dukungan dari Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata tanpa batas kepada Negeri Persia itu.

“Ini adalah hari yang penting bagi komunitas internasional,” ungkap Kemlu Iran, hari ini. Kementerian itu menambahkan, dunia telah berpihak kepada Teheran dalam melawan rezim AS.

Iran menegaskan, penggunaan senjata yang tidak lazim, termasuk senjata pemusnah massal, dan; bahkan rencana pembelian senjata konvensional sekali pun tidak ada dalam doktrin pertahanan Iran.

Meskipun telah menarik diri dari Kesepakatan Nuklir 2015, pemerintahan Trump berkeras bahwa AS masih menjadi peserta dalam perjanjian itu. Oleh karena itu, AS berdalih masih berhak melanjutkannya dengan menerapkan kembali sanksi kepada IRan.

Washington DC secara sepihak mengklaim telah memulihkan hampir semua sanksi PBB terhadap Iran yang dicabut berdasarkan kesepakatan tersebut. Namun argumen hukum AS telah ditolak oleh hampir seluruh Dewan Keamanan PBB, dengan sekutu Eropa di AS mengatakan bahwa prioritas saat ini adalah untuk menyelamatkan solusi damai untuk program nuklir Iran.

Moskow menyatakan pada September lalu bahwa Rusia siap untuk meningkatkan kerja sama militernya dengan Iran. Sementara, China juga mengungkapkan kesediaannya untuk menjual senjata ke Iran setelah 18 Oktober ini.

Menanggapi itu, AS menegaskan akan berusaha mencegah Iran membeli tank China dan sistem pertahanan udara dari Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal