Sebenanya tugas Musk sebagai pegawai khusus pemerintah berlaku selama 130 hari atau berakhir pada 30 Mei. Meski demikian, warisan yang ditinggalkan Musk untuk merestrukturisasi dan merampingkan pemerintah federal akan dilanjutkan oleh pemerintahan Trump.
Musk belakang ini menghilang dari sorotan publik, ditandai dengan namanya semakin jarang disebut oleh Trump maupun pejabat lain.
Sumber Gedung Putih menambahkan, Musk bahkan tidak bertemu Trump sebelum mengumumkan pamit.
Pada Selasa lalu, Musk mengkritik rancangan undang-undang (RUU) pajak pemerintahan Trump dengan menyebutnya terlalu mahal dan berpotensi mengganggu tugas DOGE.
Selama beberapa pekan terakhir, Musk juga kerap berselisih pendapat dengan beberapa pejabat tinggi AS. Dia mengkritik penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro dengan menyebutnya sebagai bodoh karena menolak usulan pemberlakuan tarif nol persen untuk Eropa.
Sebelum itu dia juga bersitegang dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio karena enggan memangkas jumlah pegawai Departemen Luar Negeri (Deplu).