Ekonomi Argentina Kian Mencekik, Warga Jual Baju Celana demi Bertahan Hidup

Ahmad Islamy Jamil
Children prepare clothes for sale at a street market in Buenos Aires outskirts, Argentina October 26, 2019. (Foto: Reuters)

Sementara itu, biaya layanan kesehatan menunjukkan kenaikan terendah sebesar 5,1 persen, kata INDEC.

Inflasi yang tinggi dan harga barang-barang yang kian mencekik membuat masyarakat Argentina kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sandang mereka. Akibat krisi ekonomi itu, kini semakin banyak warga yang beralih ke pasar pakaian bekas, baik untuk mencari baju dan celana dengan harga yang terjangkau maupun untuk mendapatkan uang tambahan dari penjualan pakaian lama.

Negara yang menjadi kekuatan ekonomi nomor dua di kawasan Amerika Selatan menghadapi krisis terburuk dalam beberapa dekade. Dua perlima penduduknya hidup dalam kemiskinan. Ancaman resesi ekonomi makin memperparah itu.

“Anda tidak bisa begitu saja pergi ke mal dan membeli sesuatu yang Anda sukai seperti sebelumnya. Saat ini harga (barang) sudah tidak masuk akal,” kata Aylen Chiclana, seorang mahasiswi berusia 22 tahun di Buenos Aires.

Dia mengatakan, harga jeans baru kini lebih dari dua kali lipat harga tahun lalu. Nominalnya mencapai lebih dari sepertiga upah minimum bulanan di Argentina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal