Berdasarkan ketentuan gencatan senjata Israel dan Hamas yang dimediasi AS sejak 10 Oktober 2025, pasukan Israel seharusnya mundur ke “Garis Kuning”, yang membuat mereka masih menguasai lebih dari 50 persen wilayah Gaza. Namun dalam beberapa pekan terakhir, laporan media menyebut pasukan Israel terus bergerak maju hingga ke “Garis Oranye”, yang disebut sebagai batas klaim baru wilayah pendudukan.
Pernyataan Netanyahu itu memperkuat dugaan bahwa Israel secara bertahap memperluas kontrol teritorialnya di Gaza di tengah fokus internasional yang tertuju pada perang AS-Iran.
Netanyahu saat ini berstatus buronan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Lembaga peradilan yang berbasis di Den Haag, Belanda tersebut mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya serta mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada November 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Sementara itu, korban jiwa di Gaza terus bertambah. Data Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mencatat lebih dari 850 warga tewas sejak gencatan senjata dimulai. Secara keseluruhan, lebih dari 72.000 warga Gaza meninggal dunia sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023, dengan mayoritas korban merupakan perempuan dan anak-anak.