Duh, Warga Greenland Tak Bisa Tidur gara-gara Takut Ancaman Trump

Anton Suhartono
Warga Greenland tak bisa tidur karena ketakutan wilayah mereka akan dicaplok Amerika Serikat (Foto: AP)

“Kami merasa retorika tersebut menyinggung, seperti telah kami sampaikan berkali-kali, tapi juga membingungkan karena kami tidak melakukan apa pun selain mendukung gagasan bahwa Greenland adalah bagian dari kepentingan nasional Amerika,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (14/1/2026).

“Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar tentang masa depan. Warga mengeluhkan sulit tidur. Ini benar-benar memenuhi agenda dan diskusi rumah tangga,” katanya, lagi.

Soal kekhawatiran AS bahwa Greenland akan direbut Rusia dan China, Nathanielsen menjelaskan Rusia merupakan negara Arktik, sementara China sudah tertarik untuk mengeksploasi Arktik sejak lama.

Oleh karena itu, Greenland sejak lama juga mendesak agar sekutu ikut memantau Arktik lebih ketat.

“Kami tidak punya masalah untuk lebih menyadari apa yang terjadi di sekitar Greenland. Kami tidak punya masalah untuk memberi akses lebih besar kepada NATO di Greenland,” kata Nathanielsen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal