Pihak berwenang sebelumnya mengumumkan seorang remaja perempuan 16 tahun meninggal serta dua adiknya luka dalam kebakaran tersebut.
Ratusan ribu warga Gaza berjuang untuk bertahan hidup di tenda-tenda dan tempat penampungan sementara tanpa akses ke perumahan yang aman.
Pemadaman listrik dan kekurangan bahan bakar di daerah tersebut memaksa mereka bergantung pada cara primitif untuk pemanasan dan memasak, meningkatkan risiko kebakaran di tenda-tenda yang tidak memenuhi standar keselamatan dan membahayakan nyawa. Namun kebakaran yang disebabkan kelalaian sangat jarang terjadi, apalagi sampai memakan korban jiwa, kecuali disebabkan serangan udara Israel.