Duh! Senjata yang Dipasok Negara-Negara Barat ke Ukraina Diduga Berakhir di Tangan Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Senjata Bantuan AS Bakal Banjiri Ukraina. (Infografis: iNews.id)

MOSKOW, iNews.id – Senjata yang dipasok negara-negara Barat ke Ukraina diduga berakhir di tangan para teroris atau mengarah pada munculnya organisasi teroris baru.

“Senjata Amerika yang saat ini dipasok ke Ukraina kemungkinan besar akan diselundupkan ke para ekstremis, baik di Ukraina atau di luar Ukraina, atau ke kelompok teroris, termasuk ISIS untuk mempersenjatai mereka atau menciptakan organisasi baru dengan nama lain,” kata pakar keamanan Irak, Akila al-Taya, kepada kantor berita Sputnik, Minggu (15/5/2022).

Al-Taya pun mengutip peristiwa pada 2014 sebagai contoh. ISIS yang ketika itu telah merebut kota-kota di Irak bagian utara dan barat, mengambil alih sejumlah besar peralatan militer Amerika Serikat dan senjata yang tersisa di berbagai pangkalan militer.

Pakar militer Irak lainnya, Jalil Khalaf mengatakan, senjata yang dipasok AS ke Ukraina jelas menimbulkan bahaya bagi seluruh dunia.

“Amerika telah mengirim banyak senjata dan orang-orang yang disebut sukarelawan neo-Nazi ke Ukraina,” katanya. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal