Dubes Iran untuk Houthi Meninggal karena Covid usai Dipulangkan dari Yaman

Ahmad Islamy Jamil
Duta Besar Iran untuk kelompok pemberontak Houthi di Yaman, Hasan Irlu. (Foto: Ist.)

TEHERAN, iNews.id – Duta Besar Iran untuk kelompok pemberontak Houthi di Yaman, Hasan Irlu, meninggal dunia karena Covid. Pekan lalu, utusan Teheran itu dipulangkan dari ibu kota Yaman, Sanaa, ke negeri asalnya karena penyakit yang disebabkan virus corona tersebut.

Kematian Irlu dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri Iran, pada Selasa (21/12/2021). “Dubes Irlu dievakuasi dalam kondisi yang buruk karena kerja sama yang tertunda dari negara-negara tertentu,” kata Juru Bicara Kemlu Iran, Saeed Khatibzadeh, kepada media pemerintah seperti dikutip Reuters, hari ini.

Menurut jubir Houthi, tudingan Khatibzadeh itu tampaknya mengarah pada Arab Saudi—yang bersama dengan Irak membantu pemindahan Irlu ke dalam pesawat Irak.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi memerangi gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran selama lebih dari enam tahun terakhir. Riyadh dan para sekutunya memberlakukan blokade laut dan udara di daerah-daerah yang dikendalikan kelompok milisi Syiah itu.

Khatibzadeh memberikan penghormatan kepada Irlu dan menyebutnya sebagai “syuhada”. Dia mengatakan, Irlu menjadi salah satu tokoh Iran yang selamat dari serangan senjata kimia dalam perang Iran-Irak pada 1980-an.

Desember lalu, Departemen Keuangan AS memasukkan Irlu ke dalam daftar hitam dan menggambarkannya sebagai pejabat Pasukan Quds (pasukan elite militer Iran), pasukan Garda Revolusi Iran di luar negeri, dan tokoh penting Iran dalam memproyeksikan kekuatan di Yaman, Suriah, dan di tempat-tempat lain.

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman sejak 2015 untuk melawan Houthi, setelah gerakan pemberontak itu menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional dari Sanaa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario

57 tahun lalu

Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan

57 tahun lalu

Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal