Namun jumlah itu masih jauh lebih kecil dibandingkan pelaksanaan haji pada 2019. Saat itu Saudi mengeluarkan izin hingga 2,5 juta jemaah.
Essam menambahkan, persiapan dari staf Kedubes Arab Saudi di Jakarta juga sangat baik untuk melayani 100.051 jemaah asal Indonesia.
Masyarakat Indonesia, lanjut dia, sangat gembira saat Saudi mengumumkan penambahan jumlah jemaah untuk pelaksanaan haji tahun ini seiring meredanya kondisi Covid-19.
Kedubes berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI serta Kementerian Haji dan Umrah Saudi selalu berupaya memastikan perjalanan semudah mungkin bagi jemaah Indonesia.
Pekan lalu Kerajaan mengumumkan Inisiatif Rute Makkah. Inisiatif ini diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi untuk lima negara, yakni Indonesia, Pakistan, Malaysia, Maroko, dan Bangladesh, guna memudahkan pengurusan izin dan hal lainnya.
Essan juga mengatakan, banyak warga Indonesia harus antre lebih dari 30 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Haji bagi masyarakat Indonesia seperti perjalanan seumur hidup.
Kloter pertama jemaah haji Indonesia terdiri atas 358 orang tiba di Madinah pada 4 Juni. Mereka disambut Mohammed Al Bijawe, pejabat di kementerian haji dan umrah; Abdul Aziz Ahmed, duta besar RI untuk Arab Saudi; serta pejabat lainnya.