Dubes Apresiasi Program Kemenkeu Mengajar, Perluas Perspektif Siswa SRIT tentang Keuangan Negara

Agus Warsudi
Siswa-siswi SRIT mengikuti kelas Kemenkeu Mengajar. (FOTO: istimewa)

Sementara itu, Atdikbud Yusli Wardiatno mengatakan, pendidikan mengenai tata kelola keuangan negara sangat penting. "Pendidikan adalah kunci untuk membentuk pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dalam mengelola keuangan negara. Program ini merupakan langkah konkret dalam mencapai tujuan tersebut," kata Atdikbud KBRI Tokyo.

Alya Nursyifa Kusumo, siswa kelas 11, mengaku senang dengan paparan yang disampaikan oleh para sukarelawan Kemenkeu Mengajar. Materi yang berat mengenai tata kelola keuangan negara, dikemas dengan cara yang asyik, seperti lewat tayangan video, tampilan salindia penuh warna, dan interaksi kelas yang aktif.

"Saya kira akan belajar banyak angka, ternyata kami menyaksikan banyak tayangan dan diajak untuk berpendapat mengenai tayangan itu," kata Alya.

Sementara itu, Atase Keuangan (Atkeu) KBRI Tokyo Leni Nurlaeni mengatakan, tugas dan fungsi penting dari berbagai bidang di Kemenkeu bukan hanya untuk kebaikan negara, melainkan juga dunia.

"Dalam mencegah peredaran narkoba tingkat global, misalnya, informasi sekecil apa pun harus dilaporkan untuk kemudian dikoordinasikan oleh lembaga-lembaga bea dan cukai di pelbagai negara. Informasi ini harus diketahui oleh semua orang, termasuk para siswa," kata Leni Nurlaeni.

Kepala SRIT Ari Driyaningsih mengatakan, senang SRIT diikutsertakan dalam Kemenkeu Mengajar 8. Program ini merupakan sarana pendidikan keuangan dan ekonomi negara yang sangat bermanfaat bagi para siswa.

"Terlebih, program ini juga dapat memperluas sudut pandang siswa perihal banyaknya profesi, khususnya di bidang keuangan, yang bisa mereka geluti kelak saat masuk ke dunia kerja," kata Kepala SRIT.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Musik Angklung Meriahkan Acara Penyerahan Beasiswa Hashiya Scholarship Foundation di Tokyo

57 tahun lalu

Puan Maharani Sapa WNI di Tokyo, Ajak Perkuat Hubungan Indonesia-Jepang

57 tahun lalu

Pratama Arhan Blak-blakan Bongkar Penyebab Sulit Tembus Skuad Inti Tokyo Verdy

57 tahun lalu

Mengenal Siti Atikoh, Istri Ganjar Pranowo yang Lahir dari Keluarga Pesantren dan Lulusan Tokyo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal