Dua Pesawat Peluncur Nuklir AS Beroperasi usai Trump Positif Covid-19, Pertanda Apa?

Arif Budiwinarto
Pesawat E-6B Mercury yang dijuluki Pesawat Hari Kiamat milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pesawat ini merupakan pusat komando bergerak dan memiliki otoritas untuk meluncurkan nuklir dari kapal selam. (foto: ist)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengklarifikasi dua penerbangan pesawat hari kiamat di lepas pantai timur dan barat AS. Mereka ingin memastikan spekulasi yang beredar di media sosial tidak benar.

Tim Hogan, seorang praktisi intelijen, mengamati penerbangan dua pesawat berjenis E-6B Mercury menggunakan aplikasi terbuka pelacak perjalanan udara pada Jumat (2/10/2020) kemarin, tak lama setelah Presiden Donald Trump mengabarkan dirinya dan ibu negara Melania Trump melakukan tes Covid-19.

Hogan kemudian membagikan rekaman video pengamatannya itu ke media sosial, spekulasi beredar mengenai potensi makna yang tersirat dari penerbangan dua pesawat hari kiamat tersebut.

Pesawat E-6B Mercury mendapat julukan pesawat hari kiamat karena fungsinya sebagai pos komando bergerak yang bisa mengirimkan perintah peluncuran nuklir dari kapal selam AS.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal