Drone-Drone Warga Sipil dan Tak Dikenal Ciptakan Ketegangan Baru Hubungan China-Taiwan

Umaya Khusniah
dua tentara Taiwan melemparkan batu ke sebuah pesawat tak berawak yang mendekati pos penjagaan mereka di dekat pantai China. (Foto: Twitter)

TAIPEI, iNews.id - China dinilai mengganggu pertahanan Taiwan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Pada bulan lalu, terhitung sudah ada 30 drone yang berdengung di dua pulau milik Taiwan dekat pantai selatan China. 

Drone China yang terbang di wilayah milik Taiwan didominasi milik warga sipil atau tidak dikenal. Meski demikian, drone-drone itu menargetkan garnisun tentara Taiwan. 

"China menggunakan pelecehan semacam itu untuk meningkatkan tekanan, dengan sengaja meningkatkan ketegangan di sekitar Taiwan. Jangan berasumsi bahwa drone sipil tidak ada hubungannya dengan tujuan militer," kata seorang analis di Yayasan Kebijakan Nasional Taiwan, Chieh Chung. 

Keberadaan drone-drone ini pada akhirnya menambah ketegangan dua negara. Awalnya, Taiwan mengabaikan keberadaannya. Namun saat jumlahnya mulai meningkat, tentara akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan menjatuhkan satu unit ke laut. 

Pada 1 September, tentara Taiwan menjatuhkan drone sipil. Ini merupakan langkah yang tidak biasa bagi Taiwan, yang sebelumnya tetap menahan diri untuk melawan China.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal