DPR AS Desak Pemerintahan Joe Biden Tetapkan Kembali Houthi sebagai Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Kelompok milisi Houthi di Yaman. (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, iNews.idDPR AS mendesak pemerintahan Presiden Joe Biden untuk menetapkan kembali kelompok Houthi di Yaman sebagai organisasi teroris. Permintaan itu tertuang dalam sebuah surat yang dikirimkan sejumlah anggota parlemen AS kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken, Senin (29/3/2021). 

Anggota Komite Urusan Luar Negeri DPR AS menyatakan, serangan di Timur Tengah telah meningkat secara signifikan, termasuk serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan infrastruktur energi di kawasan itu.

Para anggota parlemen itu menuliskan, Houthi sangat jelas memenuhi semua kriteria hukum untuk penetapan sebagai organisasi teroris. Menurut mereka, Houthi adalah organisasi asing yang terlibat dalam aktivitas teroris yang mengancam kepentingan dan warga negara AS. 

“Mereka (Houthi) telah menembakkan rudal ke bandara sipil dalam banyak kesempatan, menargetkan infrastruktur energi sipil, dan mengancam pelayaran internasional,” tulis para anggota legislatif itu, dikutip Alarabiyah, Selasa (30/3/2021).

Lebih lanjut, kata para politikus AS itu, Houthi secara rutin menerima pelatihan, dukungan, dan dukungan finansial dari Korps Garda Revolusi Islam Iran. Fakta itu dengan sendirinya sudah cukup untui menetapkan kelompok itu sebagai FTO alias foreign terorist organization (organisasi teroris luar negeri). 

“Mencabut penunjukan Houthi tanpa perubahan material dalam perilakunya merusak kredibilitas alat kebijakan luar negeri yang penting ini,” kata para anggota DPR AS.

Pada Januari lalu, mantan Presiden AS Donald Trump memasukkan Houthi ke dalam daftar organisasi teroris. Namun, pemerintahan Presiden Joe Biden malah mencabut penetapan status tersebut dengan dalih ingin meredakan konflik di kawasan Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?

Internasional
20 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Megapolitan
2 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal