Donald Trump Pastikan Penjara Guantanamo Tetap Dibuka

Nathania Riris Michico
Donald Trump memastikan penjara Teluk Guantanamo tetap dibuka di pemerintahannya (Foto: AFP)

Di masa awal beroperasinya penjara, para tahanan dimasukkan ke dalam kurungan yang terbuat dari kabel yang tajam.

Fasilitas yang dikenal sebagai Camp X-Ray itu kemudian diganti dengan struktur bangunan yang lebih permanen. Hingga saat ini penjara Guantanamo terdiri dari banyak bangunan dengan keamanan tinggi.

Puncak beroperasinya penjara ini terjadi setelah peristiwa 911. Fasilitas tersebut menampung 780 orang dari berbagai negara, sebagian besar merupakan tahanan Alqaeda, Taliban, dan kasus terorisme.

Namun tak lama setelah itu, sebagian besar tahanan dikembalikan ke negara masing-masing. Hanya tersisa 41 tahanan yang tersisa, sebanyak 26 di antaranya terjebak dalam proses hukum yang tak kunjung selesai.

Mereka disebut dengan tahanan selamanya, tak pernah jelas bagaiamana ujung kasus mereka. Namun sebagian dari mereka akhirnya dikembalikan saat pemerintahan Obama. Sebagian lainnya kembali terperangkap di masa pemerintahan Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal