Ngeri! Mantan Menhan AS Ungkap Donald Trump Ingin Bom Meksiko dan Kerahkan 250.000 Tentara

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AP)

Namun, kata Esper, Miller menjawab dengan mengatakan, “Tidak, kita membutuhkan seperempat juta pasukan (tentara),” katanya sambil menirukan ucapan penasihat Trump tersebut.

Esper mengatakan, para pejabat di Departemen Pertahanan AS (Pentagon) ternyata sudah melaksanakan rencana itu tanpa sepengetahuannya. Akan tetapi, dia segera menghentikannya ketika Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Mark Milley, mengetahui bahwa rencana Trump itu sedang dikerjakan.

Apalagi, kata Esper, Amerika Serikat tidak memiliki 250.000 tentara untuk dikirim ke perbatasan. “Dan untuk apa (mereka dikerahkan ke sana)?” ucapnya.

Menurut dia, rencana itu diusulkan pada musim semi 2020, ketika gelombang imigran tiba di perbatasan selatan AS untuk mencari suaka.

Jika pengerahan tentara kala itu disetujui, tindakan tersebut akan menjadi penggunaan militer Amerika terbesar di negeri Paman Sam sejak Perang Saudara AS (1861–1865).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ungkap Kronologi Walk Out saat Negosiasi dengan AS: Kami Punya Prinsip!

57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal