“Tidak ada yang menghubungi saya. Tak ada siapa-siapa. Tidak ada yang menghubungi saya,” kata perempuan yang tinggal tepat di belakang lokasi kampanye.
Bukan hanya Fennell yang tidak dihubungi penegak hukum, warga lain juga tak mendapat pemberitahuan padahal tempat tinggal mereka dekat dengan lokasi acara.
“Saya berbicara dengan tetangga dan tidak ada satu pun dari mereka yang mendapat pemberitahuan atau apa pun,” katanya, seperti dilaporkan The New York Post.
Beberapa saksi melihat pria mencurigakan di dekat metal detector. Saksi tersebut kemudian memberi tahu petugas yang dilanjutkan dengan memberikan peringatan melalui radio kepada agen Dinas Rahasia untuk waspada.
Crooks juga terlihat membawa senapan di luar pos pemeriksaan keamanan serta sempat hendak masuk ke area kampanye. Setelah itu dia melompat dari atap ke atap sebelum berhenti di pabrik AGR.