Donald Trump dan Joe Biden akan Berdamai dalam Peringatan Tragedi 11 September

Arif Budiwinarto
Capres dari Partai Demokrat Joe Biden dan capres Partai Republik, Donald Trump. (foto: Business Insider)

Biden, yang dalam beberapa jajak pendapat unggul tipis dari Trump di beberapa negara bagian termasuk Pennsylvania, mengisyaratkan dia bersedia berbagi panggung dengan Trump di Shanksville jika diundang.

"Dia (Trump) masih Presiden Amerika Serikat," lanjut Biden.

Selama masa kampanye calon presiden Amerika Serikat, Biden dan Trump saling lempar kritikan dan sindiran terkait janji-jani politik masing-masing calon.

Biden konsisten mengecam kebijakan Trump dalam menangani pandemi Covid-19, perang dagang dengan China, serta naiknya pengangguran di Amerika yang melewati angka 2 juta orang.

Terbaru, capres dari Partai Demokrat itu mengecam keras pernyataan Trump menyebut Marinir AS yang dimakamkan di pemakaman Perang Dunia I di Prancis sebagai "pecundang" karena tak mampu menyelamatkan dirinya.

Trump dan Gedung Putih dengan cepat membantah laporan yang dikeluarkan oleh majalah The Atlantic itu. Capres dari Partai Republik itu menyayangkan Biden menggunakan isu tidak benar sebagai upaya menjatuhkan lawan politik.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

18 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

20 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

21 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal