Donald Trump Ancam Kirim Pelaku Teror New York ke Guantanamo

Anton Suhartono
Donald Trump ancam kirim pelaku teror New York ke penjara militer Guantanamo, Kuba (Foto: Reuters)

"Saya ingin meminta Kongres untuk segera menginisasi penghentian program (visa) ini. Kita harus semakin ketat," tegas Trump.

Menurut dia, AS harus makin cerdas dalam menyikapi serangan-serangan teror. "Kita terlalu berhati-hati dalam politik sehingga kita takut melakukan sesuatu," ucapnya.

Seperti diberitakan iNews.id, lima dari delapan korban tewas merupakan warga Argentina dan seorang berasal dari Belgia. Dua korban lainnya merupakan warga AS.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Elaine Duke mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan di seluruh wilayah AS. Peristiwa berdarah itu merupakan pelajaran berharga. Apalagi, ini merupakan aksi teror terbesar dalam jumlah korban tewas dan luka, setelah serangan di menara kembar WTC yang menewaskan 2.600 orang pada 11 September 2001.

"Kami akan selalu waspada dan berkomitmen untuk melindungi seluruh masyarakat Amerika Serikat," kata dia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

22 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

1 hari lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

1 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal