DK PBB Mungkin Abaikan Permintaan Iran soal Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Fakhrizadeh

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB kemungkinan mengabaikan permintaan Iran untuk membahas pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh (Foto: AFP)

DK punya wewenang menjaga perdamaian dan keamanan internasional serta berhak mengizinkan tindakan militer dan menjatuhkan sanksi terhadap suatu negara asal disetujui oleh setidaknya sembilan negara anggota serta dan tidak satu pun anggota tetap, yakni Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia, dan China, yang mengeluarkan veto.

Sejauh ini tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Fakhrizadeh, namun Iran sejak awal konsisten menuduh Israel.

Di sisi lain, Israel tidak berkomentar apa pun, termasuk membantah tuduhan tersebut.

Sekalipun isu ini dibawa ke DK, kemungkinan besar Amerika Serikat akan mengeluarkan jurus ampuhnya yakni memvevo sebagai bentuk perlindungan terhadap sekutu dekatnya, Israel.

AS sejauh ini juga belum mengeluarkan pernyataan resmi soal pembunuhan ilmuwan berusia 59 tahun itu.

Penyelidik PBB tentang pembunuhan di luar hukum, Agnes Callamard, mengatakan, banyak pertanyaan terkait pembunuhan Fakhrizadeh. Dia menekankan definisi pembunuhan ektrateritorial yang dimaksud terjadi di luar wilayah konflik bersenjata. Sementara itu tak ada konflik di Iran.

Meski demikian Callamard menegaskan, pembunuhan semacam itu merupakan pelanggaran HAM internasional yang melarang perampasan nyawa secara sewenang-wenang serta pelanggaran terhadap Piagam PBB yang melarang penggunaan kekuatan secara ekstrateritorial di masa damai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal