Dituduh Main Mata dengan Rusia soal Serangan ke Ukraina, China: Itu Berita Palsu yang Tercela!

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id – Kementerian Luar Negeri China menampik keras laporan yang menyebut Beijing telah “main mata” dengan Moskow menjelang serangan Rusia ke Ukraina. Menurut kementerian tersebut, laporan itu adalah berita palsu.

Juru Bicara Kemlu China, Wang Wenbin, menilai penyebaran informasi palsu semacam itu sebagai praktik pengalihan perhatian dan saling menyalahkan yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab. “Ini tercela,” katanya dalam konferensi pers reguler di Beijing, Kamis (3/3/2022).

Sebelumnya, pejabat China disebut-sebut meminta Rusia agar tidak menyerang Ukraina sampai Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 selesai. Informasi tersebut dibocorkan The New York Times (NYT), berdasarkan keterangan sumber pejabat Amerika Serikat dan Eropa yang mendapatkannya dari intelijen.

Menurut laporan media AS itu, seorang pejabat senior China sudah mengetahui rencana Rusia menyerang Ukraina. Informasi yang diperoleh intelijen Barat berdasarkan pertukaran antara pejabat China dan Rusia itu pun diklaim kredibel oleh para pejabat yang meninjaunya.

Pejabat senior AS dan pemerintahan sekutu menyebarkannya saat mereka membahas kemungkinan waktu Presiden Vladimir Putin menyerang Ukraina. Namun, dinas intelijen masing-masing memiliki penafsiran berbeda-beda.

Tidak disebutkan siapa pejabat China dan Rusia yang membahas soal penundaan serangan ke Ukraina tersebut.

Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut juga mengatakan kepada Reuters, China mengajukan permintaan tersebut ke Rusia. Sayangnya, sumber tersebut menolak untuk memberikan penjelasan lebih perinci karena sensitivitas permasalah ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal