Dituduh Jadi Mata-Mata, Peneliti Satwa Liar di Iran Ditangkap

Nathania Riris Michico
Ilustrasi satwa liar. (FOTO: PICTURE ALLIAMCE)

Vonis terhadap Sam Rajabi dan Alireza Kohpayeh, dua terdakwa lain dalam kasus ini, akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan kepada pengacara.

Para peneliti ini awalnya ditangkap oleh sayap intelijen Korps Pengawal Revolusi Islam karena diduga menggunakan organisasi satwa liar sebagai kedok untuk melakukan spionase militer.

Para ahli satwa liar kedapatan menggunakan kamera untuk memantau spesies yang terancam punah, termasuk cheetah Asia dan macan tutul Persia. Kamera untuk melacak spesies yang terancam punah adalah alat yang umum digunakan para ilmuwan.

Tuduhan "korupsi di Bumi" terhadap empat orang dari antara mereka telah dicabut bulan Oktober lalu. Tuduhan ini bisa berakibat pada vonis hukuman mati.

Menurut organisasi hak asasi manusia Amnesty International, ada bukti bahwa para konservasionis mengalami penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya supaya mengakui apa yang dituduhkan terhadap mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal