Disorot karena Gelar Rapat Jam 3 Pagi, PM Jepang Takaichi: Kerja, Kerja, Kerja!

Anton Suhartono
Sanae Takaichi kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya yang dianggap semakin menegaskan budaya kerja ekstrem di Jepang (Foto: AP)

Tak Ada Lagi Istilah Work-Life Balance

Pernyataan keras Takaichi bukan hal baru. Sebelum terpilih sebagai perdana menteri, politikus Partai Demokratik Liberal (LDP) itu bahkan terang-terangan menolak konsep keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi.

“Bagi diri saya, saya akan bekerja, bekerja, bekerja, bekerja, dan bekerja!” ujarnya, sebuah slogan yang kini mulai terasa dampaknya dalam kebijakan pemerintahannya.

Sejak menjabat, Takaichi memang menjalani jadwal yang superpadat. Dia menghadiri berbagai agenda regional dan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump, Presiden China Xi Jinping, hingga Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

Rencana penghapusan batas lembur memicu kekhawatiran Jepang akan kembali pada budaya kerja ekstrem yang sebelumnya berusaha mereka tinggalkan. Kritikus menilai langkah ini kontraproduktif dan berpotensi meningkatkan risiko kesehatan pekerja.

Arah Kebijakan Baru: Produktivitas Tanpa Rem?

Jepang selama puluhan tahun berjuang mengatasi budaya kerja berlebih yang memicu stres kronis hingga kasus karoshi, kematian akibat kerja berlebih. Namun, rencana pemerintahan Takaichi untuk meninjau ulang batas lembur menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memacu pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan jam kerja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Prabowo Terima Menhan Jepang di Kertanegara, Bahas Kerja Sama hingga Keamanan Maritim

57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal