Diserang AS, Iran Bakal ke Rusia Ketemu Putin!

Muhammad Sukardi
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Foto: X)

Abbas menambahkan, "Iran tidak melakukan kesalahan apa pun. Kami tidak mengerti mengapa Iran harus diserang karena tuduhan palsu bahwa Iran sedang berupaya mendapatkan senjata nuklir." 

Karenanya, Abba menilai bahwa menghentikan ancaman AS terhadap Iran merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat internasional. "Komunitas internasional harus mengutuk dan mencegah serangan AS ke Iran. Jika tidak, tak ada lagi hukum internasional yang tersisa," ungkap Abbas. 

Reaksi Rusia atas Penyerangan AS ke Iran 

Di sisi lain, kantor berita Rusia TASS mengatakan, Putin tidak berencana untuk berbicara dengan Donald Trump setelah serangan AS ke Iran. Namun, TASS mengatakan, panggilan telepon dapat diatur jika diperlukan. 

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan mengutuk keras keputusan AS menyerang tiga situs nuklir Iran, dan menyebut serangan itu tidak bertanggung jawab dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. 

"Sudah jelas bahwa eskalasi yang berbahaya telah dimulai, yang penuh dengan gangguan lebih lanjut terhadap keamanan regional dan global," ungkap laporan Kemenlu Rusia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengenal Pesawat Siluman B-2 yang Dipakai Trump Serang Iran, Sulit Dideteksi Radar

57 tahun lalu

Iran Beri Peringatan Keras, Setiap Warga AS Kini Sah jadi Target

57 tahun lalu

Trump Puji Netanyahu usai Serang Iran: Kami Bekerja sebagai Tim

57 tahun lalu

Trump Telepon Netanyahu usai Serang Iran, Ini yang Dibahas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal