Dipengaruhi Netanyahu, Trump Kini Incar Program Rudal Iran

Anton Suhartono
Ancaman Donald Trump terhadap Iran kini bukan hanya terbatas pada program nuklir, tapi juga rudal balistik jarak jauh (Foto: AP)

Iran juga berulang kali menolak untuk menegosiasikan program rudalnya, di samping bersikeras bahwa aktivitas nuklirnya hanya untuk tujuan sipil. Bahkan, intelijen AS dan pengawas nuklir PBB sebelumnya menyatakan tidak menemukan bukti bahwa Iran memproduksi senjata nuklir sebelum serangan Juni lalu.

Sebagai catatan, Israel melancarkan hampir 360 serangan udara di 27 provinsi Iran selama 12 hari pada Juni. Serangan itu menargetkan instalasi militer, fasilitas nuklir, hingga gedung pemerintah, menghancurkan sekitar 1.000 rudal balistik Iran serta menewaskan puluhan pejabat militer dan ilmuwan nuklir.

Iran membalas dengan menembakkan lebih dari 500 rudal ke wilayah Israel, menyasar fasilitas militer dan intelijen. Kini, dengan program rudal Iran masuk radar utama Washington, eskalasi konflik dinilai berpotensi kembali meningkat, terutama dengan Netanyahu yang terus mendorong garis keras terhadap Teheran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Nasional
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.754 per Dolar AS

Internasional
8 jam lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Internasional
8 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal