Dipengaruhi Menteri Radikal Israel, Netanyahu Tolak Masuk Anggota Hamas ke Gaza

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu tidak mengizinkan sekitar 200 anggota Hamas masuk Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Rafah (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu tidak mengizinkan sekitar 200 anggota Hamas masuk Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Rafah. Kantor perdana menteri menepis laporan media Israel yang sebelumnya menyebutkan Netanyahu akan membuka pintu perbatasan bagi para pejabat Hamas dari Mesir.

"Perdana Menteri melanjutkan sikap tegasnya untuk melucuti senjata Hamas dan mendemiliterisasi Jalur Gaza sambil menggagalkan ancaman teroris terhadap pasukan kita," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (4/11/2025).

Sebelumnya media Israel melaporkan, pemerintah negara Yahudi itu mungkin menyetujui perjalanan aman para pejuang Hamas jika mereka setuju untuk meletakkan senjata. Selain itu Hamas juga harus meyerahkan seluruh jenazah para sandera Israel.

Laporan mengungkap, negara-negara mediator negosiasi gencatan senjata telah membahas kemungkinan evakuasi para pejuang menggunakan kendaraan Palang Merah Internasional melalui koridor tertentu.

Laporan tersebut menuai kritik tajam dari anggota pemerintah, salah satunya dari menteri radikal Bezalel Smotrich

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal