Dikritik soal Serangan ke Suriah, Erdogan Sebut Otak Presiden Prancis Macron Sudah Mati

Anton Suhartono
Erdogan sebut kepala Macron sudah mati terkait kritikan soal serangan ke Suriah dan keanggotaan NATO (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan geram dengan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal serangan ke Suriah. Bahkan Erdogan menyebut bahwa otak Macron telah mati.

Kemarahan Erdogan muncul setelah Macron mengatakan bahwa Turki tak berhak mengharapkan dukungan Pakta Pertahanan Atlantik Utara NATO dalam operasi antiteror yang dijalankannya di Suriah.

Turki melancarkan perang di Suriah pada 9 Oktober 2019 untuk mengusir militan Kurdi YPG/PKK dari sepanjang perbatasan. Operasi ini juga bertujuan membantu kepulangan jutaan pengungsi Suriah di Turki yang mengungsi sejak perang sipil beberapa tahun silam.

Menurut Erdogan, Macron mesti memeriksa kepalanya sebelum mengaitkan NATO dengan perang Turki di Suriah.

"Lihat lah Macron, saya berbicara kepada Anda dari Turki, tapi saya akan memberi tahu Anda lagi di NATO. Pertama, periksa otak Anda yang telah mati," kata Erdogan, dikutip dari Anadolu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
11 hari lalu

Apa Isi Pasal 5 Perjanjian NATO terkait Potensi Pencaplokan Greenland oleh AS

Internasional
11 hari lalu

Greenland Berharap Pasal 5 Perjanjian NATO Berlaku jika Diserang AS, tapi...

Internasional
14 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal