Dikecam karena Serang Suriah, Erdogan Tuduh Uni Eropa Dukung Teroris Kurdi

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

Namun Uni Eropa dan AS justru mengecam tindakan militer Turki terhadap pasukan Kurdi sehingga mendorong beberapa anggota NATO untuk menangguhkan penjualan senjata.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg berulang kali menyuarakan keprihatinan tentang operasi militer Turki.

Sebelumnya Erdogan membantah bahwa serangan itu untuk mencaplok wilayah Suriah yang diduduki Kurdi.

"Turki tidak mengawasi wilayah negara mana pun. Kami menganggap tuduhan semacam itu sebagai penghinaan terbesar terhadap kami," katanya.

Turki mengumumkan gencatan senjata selama 120 jam atau 5 hari setelah Erdogan bertemu dengan Wakil Presiden AS Mike Pence. Dalam poin kesepakatan, milisi Kurdi menarik diri untuk memungkinkan Turki membuat zona aman di sepanjang perbatasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal