Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Anton Suhartono
Filipina menegaskan wilayahnya tidak digunakan sebagai basis latihan teroris, terkait penembakan di Sydney yang dikaitkan dengan ISIS (Foto: Sky News)

“Kami belum mencatat operasi teroris besar atau kegiatan pelatihan apa pun sejak awal 2024,” ujar Padilla.

Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut kini terfragmentasi dan tidak memiliki kepemimpinan yang solid. Pernyataan serupa disampaikan pejabat militer Filipina lainnya, Xerxes Trinidad, yang menilai pelatihan terorisme tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat.

“Pelatihan tidak bisa dilakukan hanya dalam 30 hari, terutama untuk kemampuan seperti menembak,” kata Trinidad.

Sementara itu, otoritas Australia masih menyelidiki kemungkinan pertemuan pelaku dengan tokoh ekstremis selama perjalanan mereka ke Asia Tenggara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Mobil
14 jam lalu

China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Internasional
5 hari lalu

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Politisi Zionis Terbelah

Nasional
10 hari lalu

Hasto PDIP Hadiri Forum CALD di Filipina, Serukan Penguatan Demokrasi

Internasional
11 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal