Dijelekkan Harry di Buku Spare, Raja Charles dan Pangeran William Tetap Bungkam

Anton Suhartono
Raja Charles (Foto: Reuters)

Selain kedua bangsawan itu, Istana Buckingham dan para ajudan turut bungkam soal Spare.

Hanya saja berbagai komentar miring tentang Harry muncul dari banyak pihak, termasuk anggota parlemen, terkait isi buku. Umumnya mengecam Harry, bahkan ada yang mendesak agar gelar kebangsawanannya dicabut.

Hal ini juga tergambarkan dari hasil polling YouGov yang dilakukan setelah buku Spare dirilis. Tingkat popularitas Harry melorot ke rekor terendah yakni hanya 24 persen yang berpandangan positif, melawan 68 persen yang negatif. Data ini menunjukkan, bukan Harry yang populer, melainkan bukunya.

Penerbit buku, Penguin Random House, mengungkap memoar tersebut mencatat rekor penjualan tertinggi untuk buku non-fiksi yang pernah diterbitkan. Di hari pertama perilisan saja, 1,4 juta eksemplar terjual di Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Kanada.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal