Diisukan Tewas, Wakil PM Afghanistan Baradar Muncul dalam Wawancara Video: Saya Sehat!

Anton Suhartono
Abdul Ghani Baradar muncul dalam wawancara video dengan stasiun televisi pemerintah Afghanistan (Foto: Reuters)

Dalam tayangan video Baradar duduk di sofa di sebelah kru yang mewawancarai dari stasiun televisi pemerintah RTA sambil membaca teks.

Sebelumnya, seorang pejabat komisi kebudayaan Taliban membantah isu tewasnya Baradar dan menyebutnya sebagai propaganda musuh. Pejabat Taliban dalam beberapa hari terakhir juga menyampaikan bantahan bahwa Baradar terluka.

Isu yang beredar kubu Baradar bentrok dengan anggota Jaringan Haqqani, kelompok konservatif di Taliban. Jaringan Haqqani merupakan kelompok garis keras Taliban yang dituduh bertanggung jawab atas serangan terhadap kepentingan Barat, termasuk AS.

Anas Haqqani, adik Menteri Dalam Negeri Sirajuddin Haqqani, juga sudah menyampaikan pernyataan di Twitter yang membantah laporan keretakan internal.

Baradar memang sejak lama tidak terlihat di depan umum. Dia juga tak ikut dalam rombongan delegasi yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Kabul pada Minggu.

Baradar mengatakan dia dalam perjalanan ke tempat lain saat Menlu Qatar berkunjung.

Isu soal keretakan internal muncul terkait persaingan antara komandan militer di Taliban seperti Jaringan Haqqani dengan para pemimpin kantor politik di Doha, Qatar. Kelompok yang mengangkat nama Baradar ini memimpin upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

57 tahun lalu

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan

57 tahun lalu

Afghanistan-Pakistan Perang Terbuka, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal