Dihukum Tarif 50% oleh Trump, Negara Ini Berlakukan Keadaan Darurat Bencana 2 Tahun

Anton Suhartono
Lesotho umumkan keadaan darurat bencana 2 tahun akibat dikenakan tarif masuk Donald Trump 50% (Foto: AP)

Trump kembali menunda pemberlakuannya menjadi 1 Agustus 2025 untuk memberi kesempatan terakhir kepada negara-negara untuk melakukan negosiasi.

Menurut data resmi, pengangguran kaum muda di negara berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa itu telah mencapai hampir 50 persen.

Trump pada Maret lalu, saat mengumumkan pengetatan bantuan luar negeri Badan Pembangunan Internasional (USAID), menyebut Lesotho sebagai negara yang belum pernah didengar siapa pun. Negara itu mendapat bantuan sebesar 8 juta dolar AS setiap tahun dari USAID.

AS merupakan negara mitra dagang kedua paling menguntungkan bagi Lesotho. Bagi Lesotho, ekspor ke AS menyumbang lebih dari 10 persen PDB negara tersebut.

Menurut Observatory of Economic Complexity (OEC), platform data ekonomi, Lesotho mengekspor barang senilai 228 juta dolar ke AS pada 2023. Angka itu berbeda jauh dibandingkan impor dari AS yakni di bawah 8 juta dolar.

Sektor tekstil Lesotho, yang merupakan basis ekspor ke AS, menyerap sekitar 40.000 tenaga kerja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal