Obama menegaskan, perilaku seperti itu justru dapat menjadi bumerang bagi Partai Republik dalam pemilu paruh waktu. Menurut dia, publik AS pada akhirnya akan memberikan penilaian melalui kotak suara.
Pemilu paruh waktu bisa saja mengubah komposisi Partai Republik dan Demokrat di DPR maupun Senat. Trump bahkan mengatakan, Partai Republik bisa saja kalah, karena melihat tren.
Video kontroversial tersebut juga memuat teori konspirasi mengenai kekalahan Trump dalam Pilpres AS 2020 melawan Joe Biden. Meski Trump kemudian mengecam bagian video yang menampilkan gambar tersebut, dia tetap menyatakan mendukung inti klaim terkait dugaan kecurangan pemilu.
Obama pun mengisyaratkan bahwa gaya politik yang dinilai melampaui batas etika itu berpotensi menggerus dukungan publik terhadap Partai Republik dalam kontestasi politik mendatang.