Dihadiri Biden dan Trump, Upacara Pemakaman Jimmy Carter Berpotensi Diserang Teroris

Anton Suhartono
Upacara pemakaman mantan Presiden AS Jimmy Carter pada Kamis (9/1) berpotensi menjadi target serangan teror (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Upacara pemakaman mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Jimmy Carter yang akan digelar pada Kamis (9/1/2025) berpotensi menjadi target serangan teror.

Carter, presiden ke-39 AS, meninggal pada 29 Desember 2024 di usia 100 tahun. Pemakaman kenegaraan dijadwalkan akan digelar di Katedral Nasional Washington DC. Acara tersebut kemungkinan besar akan dihadiri Presiden Joe Biden, Presiden AS terpilih Donald Trump, serta pejabat senior lainnya.

"Pemakaman kenegaraan masih menjadi sasaran yang menarik karena menjadi pertemuan besar para pejabat senior pemerintah AS, pejabat tinggi asing, dan kepala negara, serta sifat simboliknya yakni mengenai tempat dan perhatian media massa," demikian isi dokumen intelijen AS, sebagaimana dilaporkan ABC News, Minggu (5/1/2025).

Meski demikian, lanjut laporan itu, risiko yang ditumbulkan dari serangan saat pemakaman tergolong rendah. Ini karena biasanya pelaku tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan aksi mereka. Pasalnya hari kematian dan jadwal pemakaman para tokoh tak bisa diprediksi.

Kekhawatiran akan potensi serangan itu muncul terkait peristiwa di New Orleans pada 1 Januari lalu. Seorang veteran tentara AS, Shamsuddin Jabbar (42), menabrakkan mobil pikapnya ke kerumunan orang yang merayakan Tahun Baru di Bourbon Street. Serangan itu menewaskan 15 orang dan melukai sedikitnya 35 lainnya. 

Pelaku tewas dalam baku tembak dengan polisi di lokasi. 

FBI menemukan bendera ISIS pada kendaraan pelaku serta beberapa bom rakitan. Meski demikian, FBI memastikan Shamsuddin Jabbar melakukan aksinya seorang diri alias lone wolf.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Breaking News: Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina 3 Hari

Internasional
2 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal