Digempur Rudal Jarak Jauh, Israel untuk Pertama Kali Gunakan Sistem Pertahanan Arrow

Anton Suhartono
Israel untuk pertama kali menggunakan sistem pertahanan udara Arrow untuk mencegat rudal jarak jauh terkait konflik (Foto: Reuters)

Sirine itu sempat memicu kepanikan penduduk kota resor wisata populer tersebut sehingga lari mencari perlindungan.

“Tidak ada ancaman atau risiko terhadap warga sipil,” demikian pernyataan militer Israel.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal dan drone tersebut. Namun Israel menuduh pemberontak Houthi Yaman mengirim drone hingga menyebabkan ledakan di dua kota Mesir. Drone tersebut dimaksudkan untuk menyerang Israel.

Selain itu Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan, kapal perang Angkatan Laut AS pada 19 Oktober mencegat tiga rudal jelajah serta beberapa drone yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi Yaman yang berpotensi menuju Israel.

Pemimpin Houthi Yaman Abdel Malek Al Houthi pada 10 Oktober lalu mengancam, jika AS terlibat langsung dalam perang Gaza, kelompoknya akan merespons dengan menembakkan drone dan rudal, serta mengambil opsi militer lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
15 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
17 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
18 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal